Aspataki Award III Diberikan Anggota Aspataki Kepada Tokoh-Tokoh Yang Benar-Benar Berhak Menerimanya. Selamat Bagi Para Penerima

H Saiful Mashud, SH (Ketua Umum DPP Aspataki)

Aspataki.com - Jakarta - Sukses anggota Aspataki menempatkan PMI skema P to P di 2024 sebesar 51% merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar DPP Aspataki

Target peningkatan penempatan Aspataki di 2025 sebesar 53% tentu harus dibarengi dengan strategi baru, penambahan sektor jabatan atau pengembangan negara-negara baru, tentu peran KP2MI sangat besar terhadap pencapaian target tersebut terutama dalam mencarikan solusi yang selama ini menghambat penempatan 

H Saiful Mashud, SH, Ketua Umum DPP Aspataki menyampaikan "Selamat dan salam hormat kepada Para Penerima Aspataki Award ke III", yang akan diacarakan pada 18 Februari 2025 di Bidakara Jakarta.

Dipastikan Penerima Aspataki Award ke III berasal dari KP2MI, Komisi IX DPR RI, Dua Bupati, Dua Lembaga Terkait dengan Vokasi/Kompetensi, Kadisnaker Propinsi dan Kabupaten Kota se Indonesia serta dua Pegiat Sosial menerima Penghargaan, ujar Ketum Aspataki

Sebagaimana diketahui Aspataki telah melaksanakan Aspataki Award pertama pada 2018 bertempat di Bandung, kedua dilaksanakan pada 2020 di Bidakara serta tahun ini (2025) Aspataki Award ke III bertempat di Bidakara kembali, ujar H Saiful.

Suasana Aspataki Award tahun ini nampak berbeda dengan dua Aspataki Award sebelumnya, yaitu saat pelaksanaan Aspataki Award ke III semua anggota Aspataki mengenakan pakaian blink-blink, kata H Saiful.

Pada 18 Februari 2025 selain ada Aspataki Award III tahun 2025, di hotel yang sama di pagi hari hingga sore hari, ada Rakernas dan MUNAS ke I Organisasi Pelaksana Pelatihan Pekerja Indonesia (OPPPI), dimana OPPPI didirikan dan dibawah naungan Aspataki pada 2018 yang lalu, dengan tujuan tidak semata hanya Lembaga Pelatihan Swasta milik anggota Aspataki tetapi terbuka untuk umum untuk wadah semua LPKS-BLK, kata H Saiful.

Selain dua agenda besar di atas, di hari yang sama, Aspataki akan mengukuhkan satu Organisasi Pelaksana Sertifikasi Profesi Pekerja Indonesia dibawah naungan Aspataki yang akan menjadi wadah para Pemilik Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bersifat terbuka untuk umum, semua LSP dipersilahkan bergabung, kata Saiful

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel